Jumat, 19 Juni 2020

Resep Mi Celor Udang

Resep Mi Celor Udang JTT

Beberapa hari ini saya sudah mulai rutin masuk ke kantor, dan Senin depan rencananya semua karyawan sudah diwajibkan hadir setiap hari. Karena masih ragu hendak menggunakan MRT, saya terpaksa pakai taksi setiap hari. Satu minggu berlalu terasa boncos juga. Pergi pulang kantor ongkos seratus ribu melayang. Dulu masa PSBB selama 3 bulan, biaya taksi dicover kantor, lumayan juga setiap hari dibekali voucher Blue Bird dua lembar. Tapi kini karena kondisi sudah mulai normal voucher taksi dihentikan. Perusahaan sepertinya berat harus membayar transportasi taksi karyawan, apalagi yang rumahnya  di Bogor, sekali jalan biayanya mencapai dua ratus ribu rupiah. 

Tapi saya masih bersyukur, kantor tempat saya bekerja masih manusiawi memperlakukan karyawan dimasa suram ini. Demi menghindari risiko karyawan yang masih bekerja terkena COVID, kami diperkenankan menggunakan taksi. Banyak perusahaan lainnya boro-boro di cover ongkos taksi, contohnya seperti kantor kedua adik saya, bahkan banyak yang justru melakukan pemotongan gaji hingga PHK. Untungnya kantor saya adalah perusahaan sekuritas kecil, total jumlah karyawan hanya sekitar 40 orang saja dan itu sudah termasuk team sales. Selain itu bisnis jasa keuangan seperti sekuritas yang mengandalkan transaksi beli dan jual saham masih tetap berjalan selama Bursa Efek dibuka. 

Resep Mi Celor Udang JTT
Resep Mi Celor Udang JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , , ,

Senin, 08 Juni 2020

Resep Misoa Kuah Udang

Resep Misoa Kuah Udang JTT

Saya sebenarnya bukan termasuk penggemar mi, walau dibesarkan di dalam keluarga yang maniak dengan olahan tepung yang satu ini. Dibandingkan mi, saya lebih suka bubur atau lontong, kedua makanan ini sanggup saya santap setiap hari tanpa bosan. Tapi dulu, ketika masih kecil dan tinggal bersama keluarga Mbah di Paron, hampir 3 atau 4 kali dalam seminggu Mbah akan membuat mi rebus. Mi kering kuning kiloan murah harganya, cukup ditambahkan sayur seperti kol, wortel dan daun bawang, bersama air segentong, garam dan micin, jadilah mi rebus yang dalam sekejap licin tandas diserbu anggota keluarga yang selalu merasa kelaparan. Tidak ada tambahan telur, bakso atau ayam, ketiga bahan makanan ini adalah barang mewah di keluarga kami waktu itu.

Apalagi jika musim hujan mulai tiba. Udara dingin dan suara tetesan hujan di atap rumah yang bocor disana sini, seakan menjadi penggugah selera makan. Mi rebus dengan banyak kol dan kuah adalah obatnya. Masa kecil saya tidak bisa dikatakan menyenangkan secara ekonomi, makanan terbatas jumlahnya dan sama sekali tidak mewah. Mungkin itu yang menyebabkan sekarang saya jadi berotak foodie dan selalu membeli atau memasak makanan dalam porsi besar, orang jawa menyebutnya dengan kemaruk. Porsi kecil selalu membuat hati ini terbersit rasa kurang, walau sebenarnya ketika dimakan banyak yang  tersisa.

Resep Misoa Kuah Udang JTT
Resep Misoa Kuah Udang JTT
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,

Kamis, 12 Maret 2020

Resep Spaghetti Seafood Saus Tomat Basil


Salah satu dilema karyawan kantoran adalah setiap makan siang bingung hendak menyantap apa. Walaupun kantor saya diapit dengan banyak tempat makan dan beberapa diantaranya menjadi incaran karyawan kantoran yang lokasi gedungnya cukup jauh, tetap saja  saat jam menunjukkan pukul 12 siang, rekan-rekan kantor mulai bertanya satu dengan yang lain, "Makan apa ya?" Itu terjadi setiap hari, hingga tak ada lagi yang bisa memberikan jawaban. Ketika berulangkali dicoba akhirnya tidak ada lagi tempat makan yang makanannya menarik untuk dicicipi. Semua terasa membosankan.

Bagi mereka yang membawa bekal makan siang, karena sudah dibuatkan orang rumah, maka dilema ini tak pernah muncul. Apapun yang dibungkus oleh ibu, istri atau asisten di rumah, tentu saja terpaksa disikat juga. Saya sendiri biasanya membawa bekal makan sendiri, tapi ada kalanya bekal itu tak tersentuh karena bosan dengan masakan yang dimasak sendiri. Mungkin jika yang memasaknya orang lain maka rasa bosan itu bisa digebah, atau justru membuka kotak bekal terasa super excited karena harus menebak-nebak isinya terlebih dahulu.

Resep Spaghetti Seafood Saus Tomat Basil JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , , ,

Minggu, 08 Maret 2020

Resep Udang Saus Jahe Wijen

Resep Udang Saus Jahe Wijen JTT

Pagi tadi, masuk ke stasiun MRT, mulai ada pemeriksaan suhu menggunakan termometer digital. Jika sebelumnya hanya periksa-periksa tas, maka sekarang antrian lebih lama karena satu persatu calon penumpang dicek suhu tubuhnya. Untungnya stasiun MRT di Blok A tidak terlalu ramai, jadi antrian tidaklah panjang. Tapi stasiun-stasiun favorit seperti Bendungan Hilir, Bundaran HI atau Lebak Bulus, pastilah tambahan pemeriksaan seperti ini akan membuat antrian semakin lama. Bagi saya hal itu bukanlah masalah, selama petugas sigap dan calon penumpang juga kooperatif. Pengalaman saya selama ini, pemeriksaan tas saja kadang memakan waktu terutama bagi mereka yang membawa tas punggung. 

Demi menghemat waktu dan mempercepat proses, saya biasanya sudah membuka retsleting tas sebelum tiba didepan petugas. Sudah mempersiapkan kartu juga ditangan untuk ditap ke mesin pembayaran. Petugas cukup melongok tas, atau memasukkan tongkat panjang jika ingin mengecek lebih detail. Tapi saya paling sebal jika mengantri dibelakang calon penumpang bertas punggung yang malas melepaskan tas apalagi membantu membuka retsleting tasnya masing-masing. Mereka hanya berbalik badan, menunjukkan tas yang menempel dipunggung didepan hidung petugas. Si petugas akan bersusah payah membuka tas tersebut, mengecek bagian dalamnya, kemudian bersusah-payah kembali menutup tas. Menutup tas yang menempel dipunggung seseorang tidaklah semudah kala benda itu diletakkan diatas meja.


Resep Udang Saus Jahe Wijen JTT
Resep Udang Saus Jahe Wijen JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Senin, 18 November 2019

Resep Tekwan

Resep Tekwan JTT

Bulan ini sudah memasuki musim penghujan, tapi menurut saya curahnya di Jakarta sangat rendah. Dalam 1 minggu mungkin hanya 2 kali saja turun hujan. Langit mendung memang selalu menaungi Jakarta setiap hari, tapi apakah itu awan yang sarat air ataukah asap polusi yang menyelubungi, susah untuk dibedakan. Sudah lama saya tak melihat langit biru di ibukota, bahkan saya tak pernah melihat gumpalan awan berarak! Disini langit selalu terlihat tertutup kabut putih. Kondisi ini terjadi sejak tahun lalu, diikuti dengan kemarau panjang tahun ini dan awal musim penghujan kali ini, kabut putih itu tetap ada disana. Warga Jakarta basicnya hidup, bernafas dan tenggelam dalam kabut polusi. 

Bagi yang bekerja didalam gedung tertutup rapat mungkin tidak terlalu terasa, tapi bayangkan mereka yang setiap hari ada di jalanan, betapa mengerikannya paru-paru setiap hari terisi dengan asap polusi. Ketika berlibur ke Bali bulan lalu dan nongkrong sejenak di sebuah kafe di tengah sawah di Ubud, saya takjub memandang langit nan biru dengan awan putih dalam aneka bentuk tercetak disana. Tidak ada kabut asap seperti di Jakarta yang membuat matahari seakan bersusah payah memancarkan sinarnya. Tobat, betapa saya merindukan masa-masa lalu kala langit masih terlihat biru dan awan berbentuk teddy bear tampak menghiasinya. Kapan itu akan kembali lagi ya?

Resep Tekwan JTT
Resep Tekwan JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Jumat, 23 Agustus 2019

Resep Salmon Mentaiko Rice

Resep Salmon Mentaiko Rice JTT

Menunggu hujan turun. Sepertinya saya dan jutaan penduduk di Jakarta dan sebagian besar wilayah di Indonesia lainnya memiliki harapan yang sama. Hujan deras segera turun membasahi bumi. Sekian bulan lamanya tak ada hujan setetespun, pohon-pohon terlihat kusam berdebu dan jet pump di rumah mulai berbunyi meraung tak mengenakkan telinga kala menarik air dari dalam tanah. Kondisi kemarau panjang ini diperparah lagi dengan polusi di Jakarta yang kian mengerikan. Setiap hari kota seakan digelayuti dengan kabut dan suasana terlihat mendung. Bukan karena hujan akan turun tetapi asap polusi yang menyelubungi.  Secara rutin media online mengeluarkan berita status polusi di Jakarta yang berkali-kali menduduki rangking nomor satu sebagai kota dengan tingkat polusi terburuk didunia. Mengalahkan beberapa kota di India dan China. 

Saya sendiri bisa melihat perbedaannya sangat jelas sejak beberapa bulan terakhir ini, jika dilihat dari lantai 21, gedung-gedung tinggi seputar kantor tampak tidak sejelas dulu. Kabut asap cukup pekat membayangi. Dulu ketika membaca kota-kota di China yang berkabut karena asap industri, bahkan hingga warganya harus menyediakan filter udara khusus dirumah masing-masing, saya membatin betapa bersyukurnya tidak mengalami hal yang sama. Tapi kini betapa inginnya saya pergi dari Jakarta demi mengisi paru-paru dengan oksigen yang bersih. 

Resep Salmon Mentaiko Rice JTT

Resep Salmon Mentaiko Rice JTT
Mentaiko
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Kamis, 22 Agustus 2019

Resep Tumis Tahu Udang Pedas Tomat Hijau

Resep Tumis Tahu Udang Pedas Tomat Hijau JTT

Melanjutkan cerita acara kulineran saat weekend lalu bersama Pak Kus dan Mbak Fina, keduanya adalah rekan kantor saya. Pemberhentian pertama kami adalah menjajal Bakmi John di jalan Sampit, Blok M, ceritanya bisa di lihat pada link disini. Perut kenyang dan puas, kami lantas lanjut jalan kembali ke Blok M Plaza menuju ke stasiun MRT Blok M yang memiliki connecting langsung ke mal. Di dalam kereta yang melaju ke arah stasiun Bundaran HI ini kami sibuk membuat rencana, akhirnya destinasi berikutnya diputuskan adalah Kelapa Gading. Daerah ini sejak dulu terkenal dengan kelezatan kulinernya dan Mbak Fina bahkan berani menjamin, "Apapun makanan yang dijual di Kelapa Gading pasti enak!" Terus terang area Kelapa Gading bukanlah daerah jelajahan saya, dan kunjungan kesana mungkin bisa dihitung dengan jari, jadi prospek mencicipi makanan disini  terasa cukup menggairahkan.

Resep Tumis Tahu Udang Pedas Tomat Hijau JTT
Bakmi John di Jalan Sampit, Blok M
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,

Selasa, 02 Juli 2019

Resep Nasi Goreng Tom Yum

Resep Nasi Goreng Tom Yum JTT

Berolah raga bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Tidak harus dilakukan pada pagi hari atau join disebuah klub fitness mahal. Pendapat ini muncul dikepala saya setelah mencari kesana kemari tempat fitness yang terjangkau harganya, dekat lokasinya dengan kantor dan rumah, serta tentu saja memiliki fasilitas komplit. Target saya, tempat fitness ini haruslah memiliki fasilitas kolam renang juga, mengingat saya mudah sekali bosan jika melakukan olah raga yang itu dan itu saja. Berenang sebenarnya satu-satunya olah raga yang sangat saya suka dan bisa dilakukan berjam-jam lamanya tanpa merasa lelah. Sayangnya susah mencari kolam renang diseputaran kantor, dan jika ada tarif masuknya sangat mahal. Di sebelah kantor saya, disebuah mall, sebenarnya ada  klub gym yang cukup bonafid. Rekan-rekan kantor saya bahkan join menjadi anggotanya, seperti Mbak Mirah yang saat jam makan siang pasti menyempatkan diri melakukan olah tubuh at least satu setengah jam setiap harinya. 

Dulu, saya menggabungkan diri juga dengan klub ini saat masih periode promo dimana klub belum dilaunching namun pendaftaran keanggotaan telah dibuka. Saat itu mereka mengatakan akan mempunyai fasilitas kolam renang, menggunakan kolam renang apartemen yang terletak diatas gedung. Sayangnya ketika klub beroperasi fasilitas kolam renang tersebut tidak terwujud karena tidak mendapatkan ijin dari pihak apartemen. Lunturlah minat saya. Saya lantas menjual keanggotaan tersebut keseorang teman. 

Resep Nasi Goreng Tom Yum JTT
Resep Nasi Goreng Tom Yum JTT
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Jumat, 24 Mei 2019

Resep Tom Yum Goong dan Sampah Plastik

Resep Tom Yum Goong JTT

Memiliki otak foodie seperti saya memang 'terkadang' mengerikan, setiap menit selalu konstan memikirkan mengenai masakan atau bahan makanan yang bisa diolah menjadi masakan. Jadi hal yang paling menyebalkan bagi saya ketika hendak membeli sesuatu adalah tas tentengan yang lupa dibawa. Sejak semakin marak hewan laut seperti paus, lumba-lumba dan penyu mati karena perutnya berisi plastik dan sampah, saya berusaha mati-matian mengurangi pemakaiannya. Tidak mudah, mengingat benda ini selalu digunakan setiap waktu. Tapi membawa tas belanjaan sendiri kemanapun kita pergi adalah tindakan preventif yang mungkin terlihat kecil artinya namun jika dilakukan oleh setiap insan manusia di muka bumi maka besar dampaknya dalam mengurangi sampah plastik. 

Saya bahkan berpikir untuk membuat kantung-kantung kain sebagai wadah buah atau sayur kala hendak ditimbang sebagai pengganti plastik transparan gulungan yang disediakan supermarket. Kebetulan stok kain belacu di dalam lemari masih menumpuk, saat itu saya membelinya ketika berencana hendak membuat tas belanja dari kain sendiri. Tapi seperti biasa, ide tinggallah mimpi, kain belacu 'mangkrak' didalam lemari dan tas belanja saya dapatkan dari All Fresh seharga dua puluh ribu rupiah saja.😄

Resep Tom Yum Goong JTT
Daun Ketumbar / Wansui / Yensui / Cilantro

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Senin, 07 Desember 2015

Resep Udang Goreng Oatmeal a la Singapore

Resep Udang Goreng Oatmeal a la Singapore JTT

Udang goreng berlumur siraman oatmeal yang terasa pedas dan manis ini sangat populer di Singapura dan mudah diperoleh di resto disana. Sayangnya di Indonesia agak jarang di temukan. Nah walau umumnya hidangan ini bernama udang oatmeal namun seringkali bukan kepingan oatmeal yang dipergunakan di bumbu siramannya, melainkan sereal bernama Nestum yang merupakan salah satu produk Nestle. Nestum terbuat dari tepung gandum, bercampur susu dan gula, mirip dengan kepingan sereal yang kita temukan di minuman Energen. Bedanya Nestum benar-benar hanya berbentuk kepingan gandum saja, minus susu bubuk dan gula seperti yang terdapat di dalam Energen. 

Rasa Nestum manis dan milky sehingga sedap di pakai sebagai campuran minuman susu atau coklat hangat. Sayangnya produk ini tidak dijual bebas di supermarket di Indonesia, walau akhir-akhir ini saya sering menemukannya dijual di toko online seperti Tokopedia. Harga Nestum untuk ukuran 500 gram sekitar lima puluh ribu hingga enam puluh ribu rupiah. Menurut saya cukup mahal untuk minuman sereal. ^_^

Resep Udang Goreng Oatmeal a la Singapore JTT
Resep Udang Goreng Oatmeal a la Singapore JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , , ,

Rabu, 25 November 2015

Resep Kalio Cumi-Cumi Isi Tahu dan Telur

Resep Kalio Cumi-Cumi Isi Tahu Telur JTT

Keluyuran di pasar batu akik Rawa Bening Jatinegara adalah salah satu kegiatan yang sangat saya sukai. Terus terang aneka batu untuk aksesoris, baik jenis akik atau batu perhiasan lainnya selalu mampu menarik minat saya, dan pasar Rawa Bening yang tersohor dengan koleksi batunya dengan harga yang miring menjadi tujuan utama untuk menambah koleksi. Saya sendiri sebenarnya bukan pemakai batu akik, namun dulu beberapa tahun yang lalu pernah terjun merangkai batu, manik dan kristal menjadi seuntai kalung, gelang atau aksesoris wanita lainnya. Bahkan bersama sahabat saya, Meta, kami pernah membuat sebuah partnership kecil-kecilan bernama TalEnd. Waktu itu JTT belum dilahirkan dan fokus saya di bidang masak-memasak belum seperti sekarang.  

Di sela-sela waktu luang dan sepulang kerja, kami berdua merangkai setiap aksesoris yang dijual. Pencapaian TalEnd sebenarnya cukup lumayan, selain banyak memiliki pembeli dan beberapa kali ikut pameran, juga rancangan aksesoris saya dan Meta pernah hadir di sebuah tabloid fashion gratisan. Sayangnya kami berdua memiliki sifat yang sama, moody dan semangat yang 'panas-panas tahi ayam'. Ketika demam aksesoris berlalu, TalEnd pun ditelantarkan. Sekeranjang batu dan manik-manik 'mangkrak' tak tersentuh dan ujung-ujungnya produksi pun berhenti. Saya sibuk berkutat dengan JTT, Meta serius mendalami keahliannya di training. Walau begitu di dalam hati terdalam kami berdua tahu, kecintaan pada aksesoris, batu dan manik tak akan pernah sirna, dan sebenarnya tangan telah terasa gatal hendak mulai mencipta. Tapi saat ini untuk mewujudkannya, masih dalam angan-angan semata. ^_^

Resep Kalio Cumi-Cumi Isi Tahu Telur JTT
Resep Kalio Cumi-Cumi Isi Tahu Telur JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,

Selasa, 03 November 2015

Resep Sayur Asam Udang, Jamur dan Cabai Hijau

Resep Sayur Asam Udang, Jamur dan Cabai Hijau JTT

Percakapan ringan di dalam keluarga jika diingat-ingat kembali sering membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Contohnya seperti beberapa waktu yang lalu ketika Ibu saya datang ke Jakarta dalam rangka menjenguk cucu kelimanya yang baru saja dilahirkan ke bumi pertiwi ini. Diar dan Tedy, adik saya, baru saja menambahkan satu lagi peserta perempuan di keluarga kami pada bulan Agustus lalu. Bayi mungil berpipi seperti bakpau dengan mata nan sipit itu bernama Aruna. 

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke rumah Tedy di Cilebut, Bogor, seperti biasa kami pun sibuk mengoceh tak keruan seputar apapun yang bisa dibicarakan. Ibu saya memiliki tiga anak perempuan dan dua anak lelaki, dan kedua jenis kelamin ini sungguh berbeda dalam karakter dan sifat. Kami, anak perempuan, memiliki sifat lebih cerewet, dominan, emosional dengan karakter yang keras (Wiwin sedikit lebih sabar), sementara dua anak lelaki yang lahir belakangan lebih kalem, luar biasa sabar, tenang dan seingat saya jarang sekali marah. Jadi bisa dibayangkan ketika kami semua bertemu maka ruangan seakan meledak oleh suara dan tawa riuh kami yang menggelegar. ^_^

Resep Sayur Asam Udang, Jamur dan Cabai Hijau JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , ,

Rabu, 30 September 2015

Resep Tumis Cumi-Cumi Asin Cabai Hijau

Resep Tumis Cumi-Cumi Asin Cabai Hijau JTT

Seekor saudara tiri Mickey Mouse terperangkap di dalam rumah saya! Tikus berukuran kecil dengan ekor panjang ini cukup membuat saya berjingkrak-jingkrak ketakutan bercampur rasa jijik. Sepertinya makhluk pengerat ini masuk ke dalam rumah ketika pintu depan terbuka dan sekarang ini bersembunyi di area belakang rumah. Tikus adalah hama yang paling membuat saya stress karena gerakannya yang sangat cepat, cerdas dan suka bersembunyi, sehingga susah diusir keluar. Ketika digertak, hewan ini bukannya akan lari tunggang-langgang namun justru ngumpet dan diam ditempatnya hingga berjam-jam lamanya tanpa mengeluarkan suara, membuat kita cukup kesulitan untuk mendeteksi keberadaannya. 

Dulu ketika Heni masih bekerja di rumah Pete, maka urusan tikus masuk ke dalam rumah seperti ini tidak terlalu memusingkan saya. Heni dengan telaten dan tanpa kenal lelah akan terus memburu binatang ini hingga keluar melalui pintu depan. Namun kini, menghadapinya seorang diri, saya benar-benar dibuat pusing tujuh keliling

Resep Tumis Cumi-Cumi Asin Cabai Hijau JTT
Resep Tumis Cumi-Cumi Asin Cabai Hijau JTT
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , ,

Rabu, 09 September 2015

Resep Ebi Furai & Tips Membuatnya Tidak Melengkung

Resep Ebi Furai JTT

"Masih ada udang besar di freezer sisa Lebaran kemarin, enaknya dibikin apa ya"? Tanya adik saya, Wiwin, ketika saya sedang berada di rumahnya beberapa minggu yang lalu dan sibuk mempersiapkan pernik-pernik membuat lasagna di dapur. "Kita rebus dan cocol saus pedas seperti di Bandar Jakarta? Atau kita bikin balado saja"? Lanjutnya bertanya sambil memberikan alternatif ide. "Nggak enak kalau direbus saja. Udang di Bandar Jakarta kan super fresh, masih hidup, bukan udang yang sudah lama membeku di freezer", jawab saya kurang setuju. 

Teringat dengan keluhan adik saya yang sering kebingungan menentukan menu sarapan pagi untuk kedua putranya saat hendak berangkat sekolah, saya lantas mengajukan ide, "Bagaimana jika kita buat ebi furai saja untuk abang dan adik? Bekukan di freezer dan sewaktu-waktu bisa digoreng untuk lauk." Usulan saya disambut Wiwin dengan antusias, dan berkutatlah kami berdua di dapur mengupas udang dan melumurinya dengan breadcrumbs. Membuat ebi furai memang sangat mudah, namun bagian yang membuat musibah adalah menguliti udang, mengeratnya dan melumurinya dengan breadcrumbs satu persatu. Lebih musibah lagi jika udang itu sebanyak dua kilogram, sampai dua jam lamanya saya harus berdiri hingga pekerjaan tersebut selesai. Tobat!

Resep Ebi Furai JTT
Resep Ebi Furai JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , , , , ,

Jumat, 04 September 2015

Resep Crispy Calamari & Pengalaman Bersama Go-Jek

Resep Crispy Calamari JTT

"Bayangkan Ndang, dari kantorku ke sekolah si Abang naik Go-Jek hanya lima belas ribu! Biasanya naik taksi kena enam puluh ribu karena macet, padahal jaraknya dekat banget"! Kata-kata adik saya, Wiwin, yang penuh semangat plus aplikasi Go-Jek yang disodorkan didepan hidung saya tak ayal membuat mata saya melotot juga untuk memperhatikannya. Go-Jek, sarana transportasi ojek berbasis aplikasi online ini memang fenomenal dan menjadi alternatif kendaraan umum yang kini diincar oleh masyarakat Ibukota. 

Teman-teman kantor, keluarga dan berita di internet membicarakannya hampir setiap hari, namun saya sendiri belum pernah menggunakan transportasi ini. Padahal Go-Jek selayaknya ojek umumnya memang mantap untuk menembus kemacetan jalanan di Jakarta, plus dengan banyaknya promo yang disebar membuat biayanya menjadi sangat murah dibandingkan dengan ojek umum yang tidak bernaung di perusahaan sejenis seperti ini. Contohnya saja untuk promo bulan ini, Go-Jek dan Grabbike (pesaing Go-Jek) memberikan harga pukul rata jarak jauh-dekat dibawah radius 25 km hanya sepuluh ribu rupiah. Jika saya naik angkutan umum dari kantor ke rumah,  yang harus berganti kendaraan sebanyak tiga kali maka saya harus merogoh kocek sebesar dua belas ribu rupiah. Dengan Go-Jek atau Grabbike, saya bisa tiba lebih cepat dan masih bisa saving dua ribu rupiah. Hmm, otak kikir saya mulai melakukan kalkulasi dan akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya. ^_^

Resep Crispy Calamari JTT
Resep Crispy Calamari JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: ,

Selasa, 14 Juli 2015

Resep Sambal Cumi-Cumi & Petai Ekstra Pedas

Resep Sambal Cumi-Cumi dan Petai Super Pedas

Banyak pembaca JTT menanyakan ke saya resep sambal cumi-cumi dan petai super pedas yang fotonya banyak bersliweran di Instagram. Infonya, sambal cumi-cumi ini sedang ramai-ramainya diperbincangkan dan banyak yang penasaran dengan rasanya. Walau tadinya saya tidak terlalu memperhatikan dan menganggapnya sama seperti sambal umumnya namun akhirnya rasa penasaran jualah yang membuat saya ikut mencari tampilannya di IG. Dari tampangnya sepertinya sambal cumi-cumi ini mirip dengan sambal balado umumnya, yang membedakan adalah tambahan irisan cabai rawit yang lebih banyak sehingga membuat rasanya menjadi super pedas. 

Bagi si penggila pedas memang sambal ini terlihat menggiurkan dan mampu membuat air liur meloncat namun bagi yang anti pedas karuan perut langsung teras melilit melihat warna merahnya yang gahar dan banyaknya porsi cabai yang dimasukkan. Saya sendiri karena penasaran akhirnya membeli sepapan petai di pasar Blok A dan mengeksekusinya minggu lalu. Supaya rasanya lebih nendang, saya juga menambahkan irisan mangga Indramayu yang mengkal, rasa buah yang asam memang mantap berpadu dengan pedasnya sambal membuat saya meminta Heni untuk memasak nasi sesi kedua saat berbuka puasa weekend lalu. ^_^

Resep Sambal Cumi-Cumi dan Petai Super Pedas
Resep Sambal Cumi-Cumi dan Petai Super Pedas

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,