Kamis, 14 Mei 2020

Resep Bomboloni Isi Coklat

Resep Bomboloni Isi Coklat JTT

Masa PSBB masih berjalan hingga tanggal 22 Mei 2020, tapi hari Selasa ketika saya ke kantor kondisi jalanan tidak lagi seperti masa PSBB di awal dulu. Jalanan mulai ramai, mobil pribadi banyak beredar, dan jalan Prof. Dr. Satrio didepan kantor yang biasanya sunyi senyap kini mulai banyak yang berlalu lalang. Karyawan kantoran mulai tampak bermunculan terutama kala istirahat siang. Mal Ambasador disebelah kantor masih tutup hingga PSBB berakhir tetapi beberapa toko keperluan bahan pokok dan obat-obatan tetap beroperasi. Kalau melihat update kasus penderita corona di Indonesia, tampaknya tidak menunjukkan tanda-tanda slow, bahkan beberapa hari ini penambahan setiap harinya lumayan tinggi. Alih-alih kurva menjadi flat, kurva justru terus menanjak dan entah kapan akan menunjukkan titik stagnan dan akhirnya turun. 

Tapi masyarakat tampaknya mulai bosan mendekam di rumah, atau mungkin lama kelamaan rasa takut terpapar virus sudah mulai berkurang dan menjadi tidak peduli, atau mungkin karena kasus penderita yang mencapai 16 ribu orang dianggap belum tinggi dibandingkan dengan kasus di negara lain yang berpenduduk banyak seperti kita, misal seperti US atau India. Kondisi orang semakin tidak peduli dan makin banyak yang diluar rumah saat masa PSBB ini justru lebih menyeramkan dibandingkan saat awal-awal virus mulai melanda. Karena mereka yang carrier (terkena virus tetapi tidak menunjukkan gejala) pastinya jauh lebih banyak, sementara aktifitas sehari-hari mulai kembali normal, at least itu yang saya lihat di Jakarta. Artinya potensi penularan dan virus menyebar akan semakin tinggi. Saya berharap tidak terjadi ledakan gelombang virus susulan yang lebih tinggi dari kasus sekarang. Semoga. Terus terang ngeri juga jika PSBB berakhir dan harus kembali kekantor setiap hari dengan kondisi virus tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Resep Bomboloni Isi Coklat JTT

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: ,

Kamis, 21 Mei 2015

Bolang-Baling Ubi Jalar Jingga


Kita bisa menyebut makanan ini dengan nama bolang-baling, donat, roti goreng, kue bantal atau mungkin puluhan nama lainnya, karena saya rasa semuanya layak disandangkan ke makanan sedap yang satu ini. Dulu ketika saya masih kecil dan tinggal di Paron, maka pedagang bolang-baling menjual dagangannya menggunakan sepeda dengan gerobak kecil di belakangnya. Setiap kali lewat di depan rumah,  si Bapak penjual akan  melambatkan kayuhan sepedanya dan membunyikan bel dengan nyaring, "Kring-kring! Kring-kring"! Sepertinya beliau sengaja melakukannya dengan harapan kami akan memanggilnya! (ge-er dot com)

Sayangnya, walau mulut kami begitu ingin merasakan si roti bantal yang terlihat menggiurkan di balik gerobak berkaca tersebut, saya bersama kakak dan adik saya,  Wulan dan Wiwin, hanya bisa menatap pasrah dari balik jendela tanpa ada keberanian untuk memanggil. Bukan karena alasan kesehatan maka orang tua kami melarang putra-putrinya membeli jajan di luar namun karena tidak adanya spare budget untuk tujuan tersebut. Jadi walau seandainya pun si Bapak pedagang bolang-baling menggebrak-gebrak gerobaknya dengan pentungan hansip, sambil berteriak-teriak, "Ayo tuku! Tuku meneh"! Alias "Ayo beli! Beli lagi"! Dan membuat kaget orang sekampung, kami hanya bisa menontonnya dengan tatapan memelas. ^_^



Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,

Rabu, 08 Februari 2012

Donat Panggang: Pilih choco chips? Atau kacang? Atau kacang-choco chips? Semua sama sedapnya!

Donat Panggang:

Donat versi panggang! Hmm, telah lama saya mengidam-idamkan untuk membuat resep donat ini setelah melihatnya di website King Arthur Flour. Website yang sering sekali saya contek dan praktekkan resep-resepnya karena sangat menarik dan simple. Namun ada satu kendala yang menghambat saya untuk membuatnya. Loyang pemanggangnya! Karena tanpa loyang khusus ini maka mustahil bagi kita untuk menciptakan donat ini karena adonan yang terbentuk sangat lembek, pekat seperti adonan cake. Yah, tentu saja anda bisa menggunakan loyang muffin atau loyang cake hanya saja hasil jadinya tentu tidak bisa disebut dengan donat lagi dong ya. ^_^

Donat Panggang:

Cari info sana sini saya belum juga menemukan toko yang menjual jenis loyang seperti ini. Hasil keliling ke beberapa supermarket di bagian perabotan pun berakhir nihil sementara semangat saya telah begitu menggebu-gebu dan tangan terasa gatal ingin mencoba. Hingga akhirnya hari Sabtu kemarin sepulang dari les renang - les renang saya progress-nya sangat lambat sekali dan saya sudah dalam taraf khawatir guru renang saya bakal menyerah dan menggantung sertifikat renangnya di pohon tomat terdekat - saya iseng melewati toko-toko di sekitar Pasar Blok A. Mata saya pun langsung tertambat pada toko bahan kue Wilton yang selama ini menurut saya tidak pernah membuka tokonya. Informasi mengenai toko bahan kue ini telah saya ketahui sejak lama, hanya saja setiap kali saya melewatinya toko selalu dalam kondisi tutup. Tidak menyia-nyiakan kesempatan saya langsung melangkahkan kaki dengan semangat ke Wilton untuk mencari pemanggang donat! 


Donat Panggang:
Donat Panggang:

Klik untuk baca selanjutnya...

Label: ,

Sabtu, 10 September 2011

Resep Paczki - Donat Jelly a la Polandia

Resep Paczki - Donat Jelly a la Polandia

Paczki, dari bahasa Polandia (dibaca [ˈpɔnt͡ʂki]) merupakan makanan tradisional di kuliner Polandia. Dibuat dari campuran tepung terigu, telur dan susu, adonan ini lantas dibentuk menjadi piringan bulat dan digoreng dalam minyak yang banyak. Paczki kemudian diisi dengan selai atau jelly dan ditaburi dengan gula halus pada permukaannya. Tampilan dan rasanya hampir sama dengan donat isi jelly yang kerap kali kita jumpai di bakery atau yang paling mudah adalah di counter Dunkin Donuts. Paczki telah dikenal oleh masyarakat Polandia sejak Abad Pertengahan dan selama kekuasaan Kaisar Agustus III, di bawah pengaruh koki Perancis, adonan paczki mengalami perubahan menjadi lebih ringan, berongga dan liat. 

Resep Paczki - Donat Jelly a la Polandia
Resep Paczki - Donat Jelly a la Polandia
Klik untuk baca selanjutnya...

Label: , , ,